728 x 90

Native bar

Kisah Sex Ngentot Bule Terbaru

 Cerita Sex Ngentot Bule Terbaru - Aku mau bagi-bagi pengalamanku terhadap pembaca yang setuju ini. Ini ialah pengalaman sekali seumur hidupku. Sekarang saya sekolah di Australia. Di sini aneka macam disco party yang diadakan juga oleh anak-anak Indonesia. Nah kebetulan last weekend kemarin ada party di satu pub di Downtown. Aku pergi ke sana bersama teman-temanku. Pembaca semua kan tahu kalau kebiasaan di party tambah malam tambah ramai.


bagi pengalamanku kepada pembaca yang oke ini Cerita Sex Ngentot Bule Terbaru
Cerita Sex Ngentot Bule Terbaru


Party ini gres dimulai jam 10 malam, tetapi saya pergi sekitar jam 11. Ternyata yang datang sudah lumayan banyak. Kira-kira jam 12 malam, sudah banyak sekali orang yang disco, minum-minum, merokok di smoking area. Sekarang baru dikeluarkan peraturan bahwa setiap bar atau pub di Perth tidak boleh merokok di dalam, jadi di party ini disediakan tempat merokok. Pokoknya suasananya lezat sekali deh. Terus aku minum-minum bersama temanku di erat barnya. Bar ini dekat sekali dengan kawasan disco-nya, jadi sambil minum-minum dan ngobrol kita bisa mengecengin orang yang sedang disco. Temanku mengajakku minum, kuladeni tetapi beliau menyuruhku yang memesan minumannya. Kebetulan ada waitress yang melalui, kupanggil kemudian kupesan minuman beer. Waitress-nya orang Amerika. Wajahnya oke, terus body baiklah, buah dadanya kira-kira 36B, pokoknya baiklah. Temanku terus mengajakku taruhan $500 jika saya bisa berhubungan intim dengan waitress itu. Aku sanggupi taruhannya.

Waktu waitress-nya datang menjinjing minuman, kuberi tipnya agak besar (di sini kalau pesan apa-apa harus bayar tip). "Oh, thank you. My name is Stephanie. Do you need anything else? Call me if you want to order again." Waitress-nya terlihat bahagia sekali. Kubilang bahwa aku nanti pesan lagi ke beliau. Terus ia pergi lagi meladeni orang lain yang mau pesan minum.

Sesudah beer-nya habis, kupanggil lagi si waitress itu, pesan minuman lagi. Waktu datang, kubayar sambil saya menggodanya. Ternyata ia suka. Habis menarik hati sambil ngobrol sebentar, kutanya jam berapa dia tamat kerja. Aku bilang aku mau mengajaknya jalan-jalan. Dia bilang beres jam 2 pagi. Aku bilang nanti kutunggu di tempat yang kutunjuk. Dia bilang baiklah. Beres langkah pertamaku.

Akhirnya kini telah jam 2 pagi. Teman-temanku sudah tidak sabar mendengar kabar baiknya, namun mereka pergi lagi ke daerah lain. Terus saya pribadi ketemu waitress itu yang sudah siap pergi, tidak lagi memakai busana kerja. Lagian party kan agak gelap jadi tidak begitu jelas melihatnya. Waktu saya ketemu ia, wow man, bodinya dan buah dadanya membuatku terangsang. Terus kubawa saja dia ke restoran Thailand (restorannya buka hingga pagi), ngobrol-ngobrol tentangnya sambil minum. Ternyata ngobrol dengannya lezat sekali sepertinya saya sudah mengenalnya semenjak dahulu. Akhirnya omongannya merembet ke arah gituan. Aku sudah bernafsu sekali.

Pelan-pelan kudekati beliau terus kucium pipi, ke leher sampai balasannya ke bibirnya. Kebetulan kita duduknya agak mojok jadi tidak begitu kelihatan orang lain, telah begitu aku sempat melihat jam menawarkan jam 4 pagi, jadi telah sepi sekali. Ternyata saya mendapatkan responnya. Kutanyakan kepadanya apakah mau gituan denganku. Tahu-tahunya ia mau. Akhirnya kita setuju mau ke tempatku soalnya tidak begitu jauh. Langsung saja kami pergi ke tempatku.

Di mobil, tanganku telah mulai gatal. Satu tangan pegang setir, satu lagi berkelana. Pelan-pelan tanganku menyelusup ke paha terus ke tempat selangkangannya. Kebetulan ia menggunakan rok, jadi tanganku tidak ada kesulitan masuk ke sela-sela pahanya. Dia menikmati benar elusanku. "Mmmh... mmh... ooohh... ohhh..." Setelah kira-kira 10 menit aku merasa CD-nya mulai agak berair, saya berhenti mengelus-elus lagi soalnya telah hingga. Setelah sampai di apartemenku, kugendong ia sambil ciuman. Lidahku pun beraksi. Dia garang sekali. Kedua tangannya memeluk leherku, terus kakinya ke pinggangku. Sampai di kamarku, kita masih ciuman. Tanganku mulai meraba buah dadanya yang aduhai besarnya.

Baru kali ini saya merasakan buah dada orang bule, mimpi apa saya semalam. Kuremas-remas buah dadanya, beliau makin nafsu saja. Aku telah tidak tahan ingin bersetubuh dengannya, kubuka baju serta roknya. Dia juga membuka baju dan celanaku. Sekarang beliau tinggal memakai BH dan CD hitam, sedangkan aku tinggal memakai CD, aku melihatnya jadi tambah nafsu. Sepertinya warna hitam itu simbol warna seks. Kupeluk ia dari belakang sambil mengelus-elus buah dadanya sambil mencium lehernya.

Terus kubuka BH-nya. Ini moment yang menumbuhkan hasrat. Kuelus-elus buah dadanya yang mulus itu. Dia juga nampaknya terangsang sekali. Kubuka CD-nya pelan-pelan terus giliran ia membuka CD-ku. Kemaluanku sudah tegang sekali. Dia melihat kemaluanku kemudian mengelus-elus batang kemaluanku. "Oh... oh... mmhhh..." tidak berapa usang otomatis beliau menghisap batang kemaluanku "Oh... yes... oh..." Mainan lidah dan mulutnya yang sudah prof itu menciptakan kemaluanku tegang sempurna. Sudah 10 menit kira-kira dia menghisap batang kemaluanku. Aku telah hampir keluar tetapi kutahan dan kusuruh ia berhenti. Terus kurebahkan dia di ranjang. Kubuka pahanya lebar-lebar, kelihatan bulu kemaluannya rapi berwarna coklat dan liang kemaluannya yang merah merekah.

Kujilati buah dada dan puting susunya. Dia meringis kenikmatan. Kira-kira kujilati sekitar 5 menit buah dadanya secara bergiliran kanan dan kiri. Terus kujilati dan kumainkan klitorisnya, tanganku yang satu mengelus-elus pahanya, satu lagi mengelus-elus buah dadanya. Dia menikmati nikmatnya jilatanku, "Mmmhhh... ooh... yes... baby... uuhh... faster... uhhh..." Setelah nyaris 10 menit beliau mulai orgasme. Dia sudah mirip kemasukan setan, kupercepat gerakan lidahku. Akhirnya dari liang kemaluannya mengeluarkan banyak cairan. Kujilati cairannya sampai higienis meski agak wangi dan asam. Tapi saya suka. Aku mengawali aksiku namun sebelumnya aku memakai kondom dulu takut resiko penyakit. Kuarahkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya yang sudah terangsang sekali, terus kumasukkan pelan-pelan, "Bless..." masuklah batang kemaluanku ke lubang kemaluannya, "Oh... mmhh..." saya tidak ada duduk perkara memasukkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya, soalnya ia sudah tidak perawan lagi dan kemaluannya sudah agak berair. Pelan-pelan kugenjot dia sambil berciuman.

Beberapa ketika kemudian, tempo permainanku kupercepat. Dia meringis kenikmatan, kupercepat lagi, dia semakin kasar. Kira-kira 15 menit permainan kami berjalan, dia mengeluarkan cairan lagi. Aku bisa merasakan alasannya adalah gerakanku semakin licin.

Setelah mengambil nafas sebentar, aku bilang mau ganti posisi doggy style. Terus beliau menungging di bersahabat pinggir ranjang. Kuelus-elus pantatnya yang semok, kemudian kuarahkan kemaluanku dan memasukkan secara perlahan-lahan. Tanganku mengelus-elus buah dadanya, "Ohh... uuuh... uhh..." dia kenikmatan. Terus kugenjot lagi makin cepat, beliau mulai klimaks kini, "Ohh... ahhh... aaahh... mmmhhh..." beliau mau keluar, tetapi saya masih mampu menahan punyaku. Akhirnya liang kemaluannya berlepotan cairan kewanitaannya. Kucabut kemaluanku sambil membalikkan badannya dan menyuruhnya rebahan di tepi ranjang. Kujilati bibir kemaluannya sampai bersih lalu kusuruh dia main di atas. Aku rebahan, lalu beliau dengan posisi jongkok di atas badanku menjajal memasukkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya. "Bless..." dia menggoyangkan pinggulnya dan pantatnya. Dia percepat goyangannya "Aahh... aahhh... ahh..." saya bilang bahwa saya telah mau keluar. Dia menggenjot sebentar lalu bangun melepaskan kondomku, terus beliau mengisap batang kemaluanku dengan ganas. "Oh.. nikmat sekali..." hasilnya spermaku muncrat di dalam mulutnya, enak sekali rasanya. Dia menjilati spermaku hingga bersih.

Sesudah permainan ini akhir, kita tidur dalam keadaan bugil. Kita gres berdiri jam 3 sore, lalu kuantarkan dia pulang. Sampai di rumahnya, aku sudah janjian mau ketemu lagi dan menanyakan nomor teleponnya. Akhirnya aku telepon temanku dan alhasil mampu $500 dari temanku itu. Lumayan $500 buat menutupi bayar apartemenku dan mampu kenikmatan tiada tara lagi. Sering-sering taruhan mirip begini oke juga.

0 Response to "Kisah Sex Ngentot Bule Terbaru"

sosial bar