728 x 90

Native bar

Cerita Sampaumur Aku Di Entot Dosen

Cerita Dewasa Aku Di Entot Dosen -  Aku Anita kelahiran Samarinda, kuliah di fakultas Ekonomi suatu PTS cukup beken di kota Malang ketika ini semester 6. Kabarnya temanku kuliah bilang saya cukup
elok untuk dipandang, dengan ukuran buah dada 34C, tubuhku seolah tak kuat
menyangga buah dadaku. Tinggiku 165 dan beratku 60 Kg, kulitku putih mulus dan
pantatku berisi. Tiap kuliah dengan kelebihan yang kupunya aku berusaha mempesona
perhatian semua orang dengan pakaian ketat dan rok mini saya berjalan melenggang.
Semua mata tertuju padaku ada juga beberapa berdecak kagum atas kemolekan
tubuhku dan,... aku bangga melihat semua itu.

  kuliah di fakultas Ekonomi sebuah PTS cukup beken di kota Malang saat ini semester  Cerita Dewasa Aku Di Entot Dosen
Cerita Dewasa Aku Di Entot Dosen

Terus terang aku sudah tidak perawan sejak usia 18 tahun pada waktu aku di Sekolah Menengan Atas,
karena bebasnya pergaulan dan longgarnya tatanan keluargaku saya bebas pergi
kemana saja kusuka. Keperawananku hilang saat aku melaksanakan acara camping
bareng sahabat-sahabat saat perpisahan sekolah disuatu daerah pariwisata. Aku tidak
meratapi karena kulakukan atas dasar suka sama suka.

Kuliah sore ini adalah dosen favouritku, Faisal namanya parasnya ganteng atletis
dan banyak sekali mahasiswi yang berusaha menarik perhatiannya pada dikala dia
mengajar. Bahkan aku pernah dengan dari abang kuliahku walau dia kelihatan alim
bantu-membantu piawai juga dalam menaklukkan hati wanita yang diincarnya. Pak Faisal
telah berkeluarga tetapi masih banyak juga mahasiswi yang tergila-gila melihat
penampilannya tergolong saya sendiri. Aku pilih daerah duduk paling depan lurus
dengan kawasan duduknya biar saya mampu dengan gampang dan puas memandangnya.
Tak lama kemudian pak Faisal memasuki ruangan, setelah memperlihatkan salam dan
berbasa-bau pelajaran dilanjutkan. Aku tidak dapat fokus pada kuliah yang
diajarkan pikiranku tertuju pada tampang dan bodinya yang sempurna berdiri didepanku.
Sesekali kugerakkan kakiku untuk meraik perhatiannya dan ia terpancing, diliriknya
rokku yang cukup sempit itu sreeet,.... Dan dipalingkan wajahnya pada pandangan
lain,... ah beliau kena,...pikirku.

Dan,.... Secara tidak sengaja dilemparkan pandangannya pada daerah dadaku, pak
Faisal agak terbelalak menyaksikan serpihan dadaku yang seolah mau melompat keluar
karena ketatnya T shirt yang kukenakan.

Merah parasnya seketikan menyadari keadaan ini dan beliau akal-akalan menulis
dipapan. Selang beberapa ketika dia melanjutkan membahas bahan kuliah dan kini
aku yang betul-betul terkejut, kulihat celana pak Faisal ada yang menggembung
dibagian depan. Beberapa mahasiswa tersenyum malu menatap bahkan ada yang
sempat terhenyak hingga menutup mulutnya. Kubayangkan betapa besar batang
kemaluan pak Faisal yang sekarang sembunyi dibalik celananya. Aku makin
terkagum dan merinding membayangkan andaikan memekku yang sempit ini sempat
disinggahi oleh batang kemaluannya. Ketika kuliah usai mahasiswi ramai
membicarakan kejadian yang baru berjalan yakni menggembungnya celana pak
Faisal.
"Eh,... Neti kamu lihat enggak anunya pak Faisal meradang,.........," tanya Nina
sambil berbisik mengatakan dan menutup mulutnya.
"Iya Nin,.... Aku jadi merinding lho membayangkan, ngeri juga ya,...kalo kau
bagaimana Anita,.. ," Tanyanya padaku,... mereka berdua dengan saya (jadi bertiga)
yaitu kalangan mencar ilmu yang kadang suka ngerumpi hal-hal yang jorok-jorok untuk
selingan, dan kedua temanku juga orangnya fair dia mengaku sama-sama tidak
perawan dan bahagia melaksanakan relasi sex dengan orang yang di sukai. Yang
jelas ketiganya ini memang sedang berburu pak Faisal, Karena konon kabarnya pak
Faisal pernah juga terlibat berulang kali affair dengan mahasiswinya dan semua
berlangsung santai-kalem saja.

"Pasti dong, saya kan duduk depan sendiri jadi aku paling terang lihat burung
raksasanya,... bener juga ya kali. Kakak tingkat kita itu yang pernah ama dia niscaya
ketagihan dibuatnya,....." kisah Anita berapi-api,... " Dan yang terang saya pengin
mendapatkannya,....," Lanjutnya.
Setelah puas ngerumpi kiri kanan tampang dan belakang mengupas habis duduk perkara
dosen favourit aku berpisah dengan sahabatku untuk komitmen berjumpa besok dan akan
berusaha bertemu dengan pak Faisal pada ahad depan, saya berlangsung kaki alasannya
kebetulan kendaraan beroda empat yang umum kupakai mesti mengalami investigasi medis di bengkel.
Tak kurasakan ada kendaraan beroda empat berlangsung pelan mengikutiku sampai karenanya kira-kira
berjarak 300 meter diluar halaman kampus, beling jendela kendaraan beroda empat terbuka dan
kudengarkan bunyi yang tidak asing menawari untuk mengantarku. Aku menoleh
dan,.... DEG,...DEG,....DEG jantungku seakan berhenti pak faisal yang gres saja ku
bicarakan senyum bagus mengajakku. Tanpa berkata lagi aku langsung membuka
pintu kiri dan kuletakkan pantatku pada daerah duduk kiri. Mata pak Faisal tak luput
menyaksikan pahaku yang tersingkap dan dengan cepat kututup pintu serta membereskan
letak dudukku yang terlalu sembrono itu.

Mobil berjalan lambat kuperhatikan interior didalamnya cukup mewah dengan
lapisan karpet halus dan higienis serta bacin aku krasan didalam mobilnya. Sesekali
mata pak Faisal mengarah pada penggalan dada yang padat berisi, bila jalan
bergelombang tak ayal lagi dadaku ikut turun naik sesuai irama jalan. Tak terasa
perjalanan telah jauh melampaui arah kost-kosanku. Sambil bercerita ringan pak
faisal memindahkan persnelling tanpa melihatnya dan,..... secara tidah sengaja dia
menyenggol pahaku, cepat-cepat ditarik tangannya sambil mengucapkan maaf
berkali-kali. Aku tersenyum saja padahal saya juga kepingin tangannya berlama-usang
dipahaku bahkan tidak cuma dipaha saja,........

Tak terasa kendaraan beroda empat dibelokkan pada Restoran yang mewah dengan fasilitas karaoke.
Pak Fasial memilih kawasan yang asri dengan lokasi langsung ruang cuma untuk dua
orang. Setelah makanan tersedia pak faisal menikmati sambil bernyanyi. Merdu juga
suaranya,... mesra ditelinga. Ruangan ber AC tinggi menciptakan aku agak acuh taacuh
sengaja kurapatkan dudukku untuk tidak terlampau masbodoh, Pak faisal masih terus
bernyanyi. Dua lagu telah simpulan dinyanyikan dan dengan lembut tangannya mulai
memeluk bahuku dan,... ajaib saya menikmati sekali. Tak usang kemudian beliau semakin
berani mempermainkan rambutku,... saya tetap terpejam dan,........ 
disentuh bibirku dengan tangannya kesudahannya perlahan dan lembut bibirnya merapat
dibibirku. 

Aku tidak menyia-nyiakan keadaan ini dengan terampil pula kujulurkan lidah kecilku
untuk dicicipi dan kami saling berpagukan ketat. Kuhisap mulutnya beliau juga
membalas tangkas hingga saya hampir kehabisan nafas, ia tidak diam dengan
perlahan diraihnya payudaraku pertama dari luar kaos dan tangannya mulai
menyibak kaosku. Dingin terasa payudaraku disentuh jari yang kuat. Putingku tak
luput dari jarinya dan kurasakan pentilku mulai mengeras. Aku masih tetap memeluk
dan kuciumi lehernya. Perlahan ditarikknya kaosku keatas hingga tinggal BH dan Rok
miniku saja ia kian bernafsu saja nampaknya,... Pak Faisal berdecak kagum
melihat buah dadaku meyembul besar seakan Bhku tak sanggup memuat semua
payudaraku ini. Didekatkan kumisnya pada susuku aku kegelian dan kurasakan
hangat lidahnya mengulum pentilku aku kegelian hebat. Rambut pak fFaisal jadi
target untuk menahan geli saya mengucek dan menjambak rambutnya, tetapi ia
kian menjadi. Susuku diberi cupang hingga nampak merah pekat ganas sekali
ia,... pikirku.

Perlahan diraihnya leher dan saya ditidurkan diatas sofa, lagu karaoke sendu
memperbesar gairahku kian tinggi. Pak faisal tak bosan jenuh menciumi bagian
tubuhku dan,..... kurasakan pahaku bersentukan sama tangan berbulu milik pak
Faisal. Rokku disibak dan ditarikknya keras sehingga pengaitku lepas,... ajaib cing
,..... kini tinggal celana dalamku ungu serta BH dengan warna yang serupa. Pak Faisal
semakin agresif mulutnya menjalar kemana-mana saya hanya bingung dan
mengerang,... kian aku mengerang kian ganas dia melaksanakan aksinya.
",.... Eeeeeeeeeh,... Pak,... Pak,..... Faisal,..... Aaaaaaah,......" Aku nggak betah saat
dia me- mainkan memekku dengan tangannya dan,..... dielus lembut bulu memekku
yang mulai lembap. Aku kegelian dikala jari tengahnya dimasukkan dalam lubang
memekku,... beliau semakin berangasan.

",.....Hhhhhmmmmmmmmmmmm,....Hmmmmmm ," lenguhnya.

Aku kian menjadi tak menentu, kekuatanku hilang saat pak Faisal dengan fasih
meletakkan lidahnya dalam lubang kemaluanku,... digigit-gigit kecil klentitku yang
memanjang dan makin lembap. Bunyi kecipak air kemaluanku memperbesar pak
Fasial kian berani menjulurkan lidahnya pada bagian dalam. Aku makin
kegelian. Semakin saya menggeliat mengangkat pantat kurasakan sentuhan pengecap
dalam vaginaku dan tangan pak faisal yang satu juga masih tidak mau lepas pada
payudaraku. Lengkap telah kepuasan ketika ini. Semua daerah sensitif milikku sudah
direngkuhnya. Tangannya kini sibuk melepas baju dan kini dia tinggal celana
saja. Disuruhnya aku duduk dan ia bangkit, tanganku dituntun kearah celana dan
disentuhkannya pada benda yang mengeras dibaliknya. Kuelus lembut,kutempelkan
mukaku pada celana tersebut terasa berdenyut keras. Aku mulai tak sabar kubuka
retsleting celana pak Faisal,... kulihat putih warna celana dalamnya dan,..... Astaga
kepala kemaluan pak faisal ternyata telah keluar dari kolornya kucoba meraba
ujung kemaluan keluar air sedikit agak lengket. Celana Dalam putih kutarik kebawah
dan,..... aku kaget setengah mati baru kali ini kulihat kemaluan lelaki kaku
mendongak keatas, otot-ototnya kelihatan terang meradang dan ukurannya
maaaaaaakkkkkkk tak terbayangkan.

Aku was-was,.... Dia merasa, digoyang-goyangkannya kemaluannya kearah mukaku
terasa pipiku mirip dipukul palu. Dengan senyum kupegang kemaluan pak Faisal
dan,.... Wuuuuiiiihhhhh tanganku tak cukup melingkari bundar kemaluannya dan
panjangnya kuperkirakan sekitar 22 CM,... beliau juga tersenyum merlihat
kebingunganku. Kulihat ia sambil termangu dan dia tidak menyia-nyiakan waktu
dengan mendesakkan kemaluan ke mulutku. 

Mulutku yang keci tak muat mengelomoh seluruhnya banyak tersisa diluar. Aku
dengan menganga penuh kuusahan supaya kemaluan pak Faisal masuk dalam rongga
mulutku, namun masih tidak mampu. Akhirnya aku jilati secara merata beliau mulai
menggelinjang dan melenguh. Mulai dari ujung kegerakkan masuk dan keluar
dengan mulutku beliau kian tidak karuan juga geraknya. Dengan sukar payah
kukelomoh kemaluan pak Faisal yang besarnya mirip botol, kian cepat dan
semakin cepat. Kurasakan aca cairan anggun keluar sedikit dimulutku. Kuhisap
kian besar lengan berkuasa dan besar lengan berkuasa,... pak Faisal pun makin keras erangannya. Pak faisal mulai
ingat tangannya melakukan pekerjaan lagi mengelus memekku yang mulai mengering berair
kembali. Mulutku masih penuh kemaluan pak Faisal dengan gerakan keluar masuk
seperti penyanyi karaoke.

Aku tersentak merasakan pak faisal menawan kemaluannya agaak keras menjauh dari
mulutku dan dengan sigap ditidurkannya saya diatas karpet, kedua kakiku diangkat
ditaruh diatas pundaknya kiri kanan sehingga posisiku mengangkang,dia bisa
menyaksikan dengan jelas melihat memekku yang kecil namun kelihatan gemuk seperti
bakpau. Kulihat dia mengelus kemaluannya dan menyenggol-nyenggolkan pada
memekku saya kegelian. Aku bersiap dibukanya kemaluanku dengan tangan kiri dan
tangan kanan menuntun kontolnya yang gede menuju lubang memekku.
Didorongnya perlahan,..... sreeeettttt,....dia melihatku sambil tersenyum dan
dicobanya sekali lagi,... mulai kurasakan ujung kemaluan pak Faisal masuk perlahan.
Aku mulai geli namun agak sakit sedikit. Pak Faisal menyaksikan saya meringis menahan
sakit beliau berhenti dan bertanya,.... "Sakit ya,.....," Aku tidak menjawab hanya
kupejamkan mataku ingin ceoat merasakan kemaluan besarnya itu. Dogoyangnya
perlahan dan,.......Bleeesssss digenjotmya kuat pantatnya ke depan hingga aku
menjerit,... "Aaaaauuuuuuuu". Kutahan pantat pak faisal utnuk tidak bergerak.
Rupanya ia mengetahui memekku agak sakit dan ia juga ikut membisu sesaat. Kurasakan
kemaluan pak Faisal berdenyut dan saya tak inginketinggalan. Aku berusaha
mengejan sehingga kemaluan pak Faisal merasa kupijit pijit. Selang beberapa dikala
memekku rupanya telah dapat menerima semua kemaluan pak Faisal dengan baik
dan muali berair sehingga ini memudahkan pak Faisal untuk bergerak. Aku mulai
lembap dan terasa ada kenikmatan melngalir di sela pahaku. Perlahan pak Faiasal
menggerakkan pantatnya kebelakang dan kedepan,... aku mulai kegelian dan
lezat. Kubantu pak Faisal dengan ikut menggerakkan pantatakku berputar ,.....
"Aduuuuuhhhhh,..... Anita,.........," erang pak Faisal menahan laju perputaran
pantatku rupanya dia juga kegelian jikalau aku menggerakkan pantatku. Ditahannya
pantatku besar lengan berkuasa-kuat supaya tidak berputar lagi, justru dengan menahan pantatku kua-
berpengaruh itulah saya menjadi geli dan berupaya untuk melepaskannya dengan cara
bergerak berputar lagi tapi beliau semakin berpengaruh memegangnya. Kulakukan lagi
gerakannu berulang dan kurasakan telur kemaluan pak faisal memandang pantatku licin
dan geli. Rupanya pak Faisal tergolong berpengaruh juga berkali-kali kemaluannya mengocek
mememkku masih tetap saja tidak memperlihatkan adanya kecapekan bahkan kian
meradang. Kucoba mempercepat gerakan pantatku berputar semakin tinggi dan
cepat kulihat risikonya pak Faisal mulai kewalahan beliau terpengaruh iramaku Yang
semakin tanpa kendala. Kuturunkan kakiku mengamit pinggangnya ia semakin tidak leluasa
untuk bergerak sehingga aku mampu mengaturnya. Aku merasakan telah 3 (tiga) kali
memekku mengeluarkan cairan untuk membasahi kemaluan pak Faisal tetapi pak
Faisal belum keluar juga.

"Kecepek,.. kecepek,...kecepek,... bunyi kemaluanku saat kemaluan pak Faisal
mengucek habis didalamnya saya kegelian andal,......
",.... Anita,........ saya mau keluar,.... Tahan ya,.......... Pintanya mengalah.
Tanpa membuang waktu kutarik memekku dari kemaluannya kugenggam dan
dengan lincah kumasukkan bonggol kemaluan tersebut kedalam mulutku,...
kukocok,... sambil kuhisap,.... Kuat-kuat,....kuhisap lagi dan dengan cepat mulutku
maju mundur untuk mencoba merangsang supaya air maninya cepat keluar. Mulutku
mulai payah tetapi air mani yang kuharapkan tak juga keluar. Kutarik kemaluan dari
mulutku pak faisal tersenyum dan sekarang terlentang,. Tanpa menanti komando
upegang kemaluannya kutuntun kelubangku dengan aku mendudukinya. Aku
bergerak naik turun dan ia memegang susuku dengan dekat. Tidak lama kemudian
ditariknya tubuhku melekat didadanya dan, aku juga terasa panas,.......
Sreeeeeeet,... sreeeeettttt,....sreeeeeettttt kuarasakan ada semburan hangat
serentak dengan kuarnya pelicin dimemekku ia memelukku dekat demikian pula
aku. Kakunya dijepitkan pada pinggangku besar lengan berkuasa-besar lengan berkuasa seolah tak mampu lepas. Dia
tersenyum puas.
"Nita,.... Tak pernah saya mencicipi memek kecil seperti punyamu ini, enak asing
memijit punyaku sampai nggak karuan rasanya,... saya puas nit".
"Aaaaaahhh Bapak bohong,..... mempunyai arti sering dong ngerasain lainnya," manjaku
Dia tidak menjawab hanya tersenyum dan kembali mengulum bibirku kuat-besar lengan berkuasa.
Mobil keluar dari karaoke dan menuju kerumah. Kini tangan pak Faisal melekat
pada pahaku dan tanganku menempel dicelananya. Sesekali kusandarkan wajahku
didadanya dan jari pembangkang pak Faisal mulai beraksi dengan manja. Kurasakan
gumpalan daging kemaluan pak faisal mulai mengeras lagi, ia tersenyum melihatku
dan dipinggirkan mobilnya pada kawasan yang cukup sepi. Kugosok pelan pelan
kemaluan pak faisal kian mengeras,.... Gila baru main udah minta lagi
rupanya,... wah gawat ini mampu nggak pulang dong malam ini,.... Pikirku.

Diciumnya kening dan pipiku dan dia berkata manja,....
",..... Kalo sekarang nita boleh ngeluarin punyaku ini dimulut mirip tadi," saya
terbelalak rupanya beliau memahami keiinginanku tadi belum kesampaian dan inilah
saatnya. Tanpa ba bi bu lagi kuarahkan kebawah retsleting celananya dan,... saya
terkejut ternyata pak Faisal tidak memakai celana dalam,... gila beliau udah ngerti
rupanya.
,....Lho Kemana Cd nya pak," tanyaku pura-pura resah.
" Udah tak taruh bagasi kog," jawabnya kalm sambil mendorongkan kepalaku kearah
kemaluannya. Aku menurut malam saat ini aku bebas berbuat apa saja terhadap
kemaluan pak Faisal. Kuhisap dengan berbagai cara agar saya puas dan puas, bangku
ditarik kebelakang jadilah posisi pak Faisal mirip orang setengan terlentang saya
semakin leluasa menghisap kemaluan itu. Tangan pak faisalpun tak tinggal diam
diselipkan pada memekku yang basah lagi ia juga berupaya memasukkan jari
tengahnya penuh pada memekkku, sesekali diremasnya besar lengan berkuasa susuku dikala dia geli
yang mahir.

Kulepas mulutku kulihat kemaluan itu lagi sambil kugosok naik turun mirip onani,
saya takjub melihat ukurannya. Kuhisap lagi berulang hingga aku puas. Aku mulai
mencicipi adanya cairan manis keluar dari ujung kemaluan. Aku terus berupaya,
mulutku mulai payah,... kugoyang-goyangkan telur kemaluan pak Faisal ia kegelian
dengan mengucek memekku dalam dalam. 
",... eeeeehhhhhh,.... Ssssstttttttt,..... aaaaaahhhhhhh," kudengar erangannnya
mulai tidak karuan aku terus melakukan hisapan kuluman dan jilatan pada kemaluan
yang membonggol itu dan akibatnya hebat,.......
",..... Nit,.... Aku mau keluar nih,......." Mendengar perkataan itu aku kian
gencar melakukan hisapan sambil tanganku bergerak naik turun untuk mempercepat
rangsangannya.

Dan tak usang kemudian,.... Sreeeettt,..... Srrrreeeeetttt kurasakan dua semburan air
warna putih pekat masuk mulutku terasa agak anggun asin. Karena kuatnya
semprotan dari kemaluan pak Faisak kurasakan ada air mani yang eksklusif masuk
tertelan. Aku bertahan sambil terus menghisap dan beliau kian gak karuan
tingkahnya. Kuhisap terus hingga terasa tidak ada lagi air mani yang keluar dari
kemaluan pak Faisal. Kubersihkan kemaluan pak Faisal dengan menjilatinya hingga
bersih. Aku puas mencicipi semuanya dan pak Faisalpun demikian. Masih terus
kujilati dan kudorong keluar masuk kemaluan pak Faisal beliau terus mengerang tidak
karuan. Aku bahagian,... sebentar lalu kurasakan kemaluannya mulai mengecil
dan lemas,pada saat kecil dan lemas tersebut aku merasakan mulutku bisa
melahap kemaluannya secara menyeluruh.

Diciumnya keningku yang berair keringat,...... sempurna pukul 22.00 saya telah nyampe
di Kostku dan berharap sebuah dikala pak Faisal mengajakku kembali. Pada esoknya
sahabatku cuma ternganga mendengar ceritaku yang telah sukses berkencan
dengan Pak Faisal sampai keluar air maninya dua kali dia menyampaikan saya curang
alasannya adalah tidak menginformasikan bagaimana cara menggaet pak Faisal. Aku acuh taacuh aja dan
hingga sekarang walaupun aku sudah berkeluarga saya masih sering membayangkan
kemaluan pak Faisal yang tegak menantang itu, hal ini dikarenakan suamiku
penduduknya pekerja keras sehingga lupa waktu dan jarang memperlihatkan nafkah batin
yang cukup, tetapi sayang semenjak menikah aku tidak pernah ketemu lagi sama orang
yang mempunyai kemaluan dan permainan sex yang jago.

0 Response to "Cerita Sampaumur Aku Di Entot Dosen"

sosial bar