728 x 90

Native bar

Cerita Sex Skandal Aku Dengan Tante Vida

 Pesonaceritaku.com - Cerita Sex Skandal Aku Dengan Tante Vida - Nama saya Dodi. Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling disenangi di Yogyakarta. Saya ingin menceritakan pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin membuat saya kini haus akan seks.


Cerita Sex Skandal Aku Dengan Tante Vida Cerita Sex Skandal Aku Dengan Tante Vida
Cerita Sex Skandal Aku Dengan Tante Vida


Waktu itu saya masih sekolah di salah satu Sekolah Menengah Pertama favorit di Yogyakarta. Hari itu saya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah, sehabis surat ijin aku titipkan ke teman terus aku pulang. Ketika hingga di rumah Papa dan Mama sudah pergi ke kantor dan Mama pesan semoga saya istirahat saja di rumah dan Mama telah mengundang Tante Vida untuk menjaga aku. Tante Vida waktu itu masih sekolah di sekolah perawat. Sehabis minum obat, mata saya terasa mengantuk. Ketika mau terlelap Tante Vida mengetuk kamarku.

Dia bilang, “Dod, sudah tidur?”
Saya jawab dari dalam, “Belum, tante!”
Tante Vida bertanya, “Kalau belum boleh tante masuk.”
Terus aku bukakan pintu, waktu itu saya sempat terkejut juga menyaksikan Tante Vida. Dia gres saja pulang dari aerobik, masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar. Walau masih Sekolah Menengah Pertama kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga. Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya. Kemudian ia duduk di samping. Dia bilang, “Dod, kau mau aku ajari permainan nggak Dod?” Tanpa pikir panjang, saya jawab, “Mau tante, tapi permainan apa lha wong Dodi gres sakit gini kok!”

Tante Vida berkata, “Namanya permainan kenikmatan, tapi mainnya mesti di kamar mandi. Yuk” Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya. Saya sih mau-mau saja. Kemudian mulai ia melorotkan celana aku sambil berkata, “Wah, burungmu untuk anak Sekolah Menengah Pertama termasuk besar Dod.” Tante Vida terkagum-takjub. Waktu itu saya cuma cengengesan saja, lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu.

Terus beliau mulai membasahi kemaluan saya dengan air, kemudian beliau beri shampo, terus digosok. Lama-lama aku merasa kemaluan saya kian usang makin keras. Setelah terasa kemudian beliau melucuti pakaiannya satu demi satu. Ya, dewa ternyata tubuhnya sintal banget. Payudaranya yang semok, dengan pentil yang tegang, pantat yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemaluan yang lebat. Kemudian dia berjongkok, setelah itu dia mengulum penis aku, dadanya yang semok ikut bergoyang. Dada dan nafasku kian memburu.

Saya cuma bisa memejamkan mata, aduh nikmatnya yang namanya permainan seks. Kemudian, aku nggak tahu datang-tiba saja naluri saya bergerak. Tangan saya mulai meremas-remas dadanya, sementara tangan aku yang satu turun mencari liang vaginanya. Kemudian saya masukkkan jari aku, dia meritih, “Akhh, Dodi!” Saya kian panas, aku kulum bibirnya yang ranum, saya nggak peduli lagi. Setelah bibir, kemudian turun aku ciumi leher dan final aku kulum punting susunya. Dia kian merintih, “Aakhh, Dodi terus Dod!” Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi, terus tahu-tahu beliau telah di atas aku. “Dodi sekarang tante kasih tamat permaianan yang elok, ya?” Dia menjangkau kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu. Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya. Kami berdua sama-sama merintih, “Akhh! Lagi tante… lagi tanteee.” Terus dia mulai naik turun, hingga aku merasa ada yang meletus dari penis aku dan kami sama-sama lemas. Setelah itu kami mandi tolong-menolong. Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali.

Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan. Kami bermain mulai dari kamar aku, pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah hanya di dalam mobil. Rata-rata dalam satu ahad kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti selsai dengan kepuasan karena Tante Vida cerdik membuat kombinasi permainan sehingga kami tidak bosan. Setelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian. Kadang jika baru kepingin saya hanya mampu dengan pacar aku, Nanda. Untung kami sama-sama tegangan tinggi, namun dari segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya telah jadi “*********” atau mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang aku mau. Nah, buat cewek-cewek atau tante-tante berdomisili di Yogya yang serupa-sama tegangan tinggi, kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan bekerjasama. Mungkin kita mampu bermain mirip Tante Vida.

0 Response to "Cerita Sex Skandal Aku Dengan Tante Vida"

sosial bar