Kisah Sex Sampaumur Kumpul Kebo
By Blinger
—
Minggu, 18 Februari 2018
—
Add Comment
—
Cerita Dewasa,
Cerita Lesbian,
Cerita Mesum,
Cerita Ngetot,
Cerita Sex
Pesonaceritaku.com - Cerita Sex Dewasa Kumpul Kebo - Cerita cinta gadis perawan di Kota jawa Timur,Hidup seorang ibu dengan seorang anak perempuan sebut saja Dita umur 25 tahun. Dita sehari-hari membantu ibu dagangdi pasar,maklum Dita belum melakukan pekerjaan alias pengangguran,sebuah hari dita bertemu dengan seorang cowok ganteng dari kampung sebelah,awal pertemunnya saat dita sedang menolong ibunya di pasar si pemuda sebut saja ari sedang berbelanja sayur mayur ke ibu dita, sedangkan sang ibu lagi pergi waktu itu dita yang melayaninya,dita terpanah dan tertarik menyaksikan cowok itu,cowok itupun tersenyum dikala menyaksikan tatapan mata dita...dita merasakan ada getaran rasa di hatinya lalu dita mengajak berkenalan.
Cerita Sex Dewasa Kumpul Kebo
Tiga bulan telah dita jadian alias pacaran dengan ari,dikala ari mengajak menikah ditapun menolak dengan halus dan berargumentasi bahwa iya masih pengin bantu ibu dagang dulu,ari mendebgar jawaban dita merasa dianggap enteng,dikala itu pula ari timbul niat jahatnya semoga mampu mencicipi keperawanan dita bagaimanapun caranya ari akan kerjakan.
Suatu hari niat ari ingin mencicipi keperawanan dita dengan cara berbelanja obat perangsang yang hendak di berikan kepada dita lalu mengajak dita nonton film porno di rumahnya..
agresi ari berhasil membujuk dita yang masih polos dan lugu,ketika dita di telpon mau di ajak jalan dita pun tidak monolaknya agresi ari berlangsung mulus...
jam 8 malam dita tiba kerumah ari,kebetulan rumah lagi kosong,minuman telah ari siapkan film porno sudah siap di putar,saat dita selesai minum selang waktu 5 menit dita agak sempoyongan,ari mengajak ke sofa sambil memutar film porno,dita menikmati alur film tersebut.jam 9 malam ari mulai meraba tunuh mungil dita,dita terdiam saja,ari satu demi satu melepas baju dita,dita masih asyik melihat film porno.
Ari menjilati pentil perawan dita,impulsif dita pribadi mengerang,merintih kenikmatan hingga jilatan terakhir ke bibir vagina perawan,dita tambah hot dan panas,dita menyambut ari dengan sedotan kencang ke peler ari yang besar,kian usang dita kian kencang menyedotnya hingga ari bergejolak
dan meremas payudara dita yang besar dan kencang,permainan pun berjalan lancar.
Babak terakhir ari langsung menanjapkan pelernya ke lubang vagina dita yang masih perawan kini dita tambah semangat untuk segera orgasme,ayunan ,gerakan keluar masuk pun ari kerjakan sampai dita berulang kali mengeluarkan cairan putih,ari terus menerus memperbesar tekanan pelernya.
dikala ari nendorong pler kedalam vagina dan mencabutnya ari terkejut melihat pelernya berlumuran darah dan sperma kental...wow..darah perawan rupanya "kata ari "pantesan tadi pelerku terasa agak sakit ketika masuk kedalam?"
Tiga bula lalu Dita merasa mual-mual,dan perutnya agak buncit,dia mengunjungi bidan setempat ternyata dita sedang hamil dita kaget spontan pribadi mengunjungi rumah ari dan meminta pertanggung jawabannya.perjuangan dita tidak berguna ari menolaknya untuk bertanggung jawab,alhasil dita pergi mendatangi dukun beranak untuk melakukan pengguguran,si dukun beranak melakukan aborsi,ternyata dita salah dukun beranak,karena dukun beranaknya pria sebelum di pengguguran dita apalagi dulu di bius dengan obat penenang,dita tertidur lalu impulsif dukun beranak langsung melucuti busana dita,dita
langsung di perkosa dukun beranak tadi,dengan leluasa dukun beranak menjilati vagina dita dan penis besar dukun langsung masuk ke lubang
vagina dita yang agak berbulu itu.selang waktu 1 jam sudah dukun memompa vagina dita risikonya sampai klimaxs si dukun lemas dan menutupi kembali tubuh mubgil dita dengan sarungnya...
ketika terbangun dita terkejut dengan selimut yang beliau pakai ko berkembang menjadi sarung...dita kemudian bertanya"ki kenapa saya di selimuti sarung aki?"
si dukun menjawab" tadi kau baru saya pengguguran dengan alat terapiku?" dita percaya dan langsung pamit pulang.

0 Response to "Kisah Sex Sampaumur Kumpul Kebo"