Kisah Sex Pecah Perawan Saat Smp
By Blinger
—
Jumat, 09 Februari 2018
—
Add Comment
—
Cerita Dewasa,
Cerita Lesbian,
Cerita Mesum,
Cerita Ngetot,
Cerita Sex
Cerita Sex Pecah Perawan Saat SMP - Cewek ini namanya Ayu, ia temen dari Dian anak Sekolah Menengah Pertama sebelah rumah kost gue. Sore itu gue lagi nongkrong di depan kost sambil maen gitar,hampir setengah jam gue di depan, Dian tampakpulang tetapi kali ini sama temen-temennya. “eh, Dian baru pulang sekolah ya? kok ampe jam segini? maen dulu ya?” gue becandain si dian
Cerita Sex Pecah Perawan Saat SMP
Ayu tadi elok juga ya?” ,”kenapa mas? naksir ya?” dasar si Dian ga bisa jaim dikit,ceplas-ceplos “Dian punya nomer telponnya ga? mas minta ya?” Dianpun masuk kekamar dan keluar menenteng handphone, ” ni cari aja sendiri yang dinamain Ayoe ya mas..”kata Dian.gue eksklusif catet nomornya si Ayu. “udah mas?” tanya Dian. “udah nih? makacih ya… besok mas beliin coklat deh” ,”bener ya mas!” kata Dian bersemangat karena coklat emang kesukaan dia banget. Tanpa berlama-usang gue coba sms si Ayu, “hei Ayu lagi ngapain? masih inget gue ga? tadi gue yang dikenalin Dian waktu kamu maen dirumahnya”.
eh si Ayu pun balas sms gue “oh iya ayu masih inget dong, kan baru tadi.. he he..”. sms pun berlanjut terus. sehari, dua hari, tiga hari gue ma Ayu smsan,gue coba iseng ngajak beliau keluar. Ga gue sangka ia mau gue ajak keluar. hari ahad gue ma Ayu janjian ketemu dan kami pun jalan-jalan muter-muter kota pake motor, ga kerasa udah sore banget dah waktunya pulangin si Ayu. sempurna di jalan masuk gang erat rumahnya,Ayu bilang “dah mas nyampe sini aja nganternya!”. gue tanya “kenapa? mas ga boleh tau rumah Ayu ya?”, “ga pa pa kok mas lain waktu kan bisa…” , “oh ya udah, besok maen lagi ya?” ajak gue. “iya mas…” jawab
Ayu…. Selang beberapa hari Ayu maen kerumah Dian,gue kebetulan ada di depan rumah Dian, “eh mas Hendra, Dian ada dirumah ga mas?” tanya Ayu.”oh tadi ada di belakang,masuk aja!” sekalian aja gue minta ia mampir ke kost gue “ntar mampir ke daerah mas ya!” dia hanya senyum-senyum… Gue masuk ke kamar kost dan tiduran sambil dengerin musik dari komputer gue, kebetulan waktu itu anak-anak kost pada pergi entah kemana jadi kost sepi banget kaya kuburan. Sambil tiduran otak ngeres gue jalan, bayangin si Ayu ada di kamar gue dan gue mampu have a fun ma dia berdua di kamar. ga nahan bodinya… masih kecil namun dah montok semua, depan belakang mantap… Saat setengah tertidur, terdengar ada suara dari luar mengundang nama gue. “mas…mas Hendra…” gue bangun dari kasur dan keluar,gue terkejut ternyata si Ayu yang ada di depan. “Ayu, ada apa? Dian ga ada ya?” tanya gue .”ada kok mas tadi cuma bentar dirumah
Diannya.kini Ayu boleh maen di sini ga mas?” , “oh, tentu boleh dong..periode ga boleh” dalam hati gue pun berkata “pucuk di cinta Ayu pun datang”,kami pun masuk ke dalam rumah kost. Rumah kost gue emang disediain tempat buat terima tamu tapi jarang dipake alasannya biasanya bawah umur kalo terima tamu eksklusif di kamar masing-masing,lebih santai katanya.”mau di sini aja apa di dalem Ayu?” gue coba tawarin ke Ayu. “dah disini aja mas..” jawabnya. kami pun ngobrol ini itu,ketika asik ngobrol,becanda, gue pun mulai bandel megang-megang tangan Ayu lalu gue beraniin cium pipinya. Ayu kaget, wajahnya berubah jadi kemerahan sebab aib. “ih mas kok badung sih…
” sambil mukul-mukul gue. gue pegang tangannya dan gue cium pipi yang satunya, paras Ayu pun semakin memerah. gue elus pipinya dan mau gue cium bibirnya, “ga mau ah mas…” katanya. tapi gue tetep maksa cium ia dan jadinya bibir manisnya berhasil gue lumat perlahan, Ayu pun memejamkan mata menikmati ciuman dari gue.. gue tambah kasar menciumi bibir Ayu dan mulai memainkan lidah gue. beberapa saat kami berciuman, gue lepas ciuman gue. “Ayu di kamar aja yuk! ajak gue. “nti takut ada orang liat kalo disini..” Ayu hanya diam dengan paras yang masih aib-aib, gue gandeng tangannya masuk ke kamar kost gue dan pintu gue kunci. “kok dikunci pintunya mas?” tanya Ayu polos.”ga pa pa…!!” jawab gue.gue lanjutin ciumin bibir Ayu sambil mendekap tubuhnya dan mulai meraba
bodinya,meremas pantatnya. Saat gue coba meraba susunya,beliau menjajal menahan tangan gue tapi karena kalah berpengaruh dengan gue, gue tetep aja berhasil meraba dan meremas-remas susunya sambil terus berciuman, tangan Ayu masih coba menahan tangan gue meraba kedua susunya.lama berciuman gue rebahin badan Ayu di kasur dan gue menindih tubuhnya. gue lepas ciuman di bibirnya,mulai menciumi lehernya, meremas lembut susunya kiri kanan, gue coba buka kancing bajunya tapi Ayu menangkal “jangan mas..!” namun tetep aja gue paksa buka kancing bajunya satu persatu sehingga terlihat penyangga susunya yang berwarna putih kemudian perlahan gue lepas bajunya.gue buka pengait branya sambil menciumi bibir dan leher Ayu dan melepasnya dari badan Ayu. terlihat payudara Ayu masih sangat indah,kencang dengan puting kecil berwarna kemerahan. Ayu cuma memejamkan matanya dan menggigit bibirnya sendiri saat gue mulai menjilati puting dan meremas susunya,terus bergantian kanan kiri dengan meninggalkan tanda merah bekas cupangan gue.
Ayu pun semakin menikmati cumbuan itu,susunya pun terasa mengeras tanda ia sudah terangsang, terdengar desahan-desahan lirih dari bibirnya, kedua tangannya menjambak rambut gue. “emhh…ukhh…masss…”. gue lepas baju juga celana pendek gue, tinggal celana dalam aja yang keliatan ga muat memuat penis gue yang udah berdiri dari tadi. “ih…mas kok dilepas semua..”, “udah sempit nih Ayu..” jawab gue. gue kembali menindih tubuh Ayu dan kali ini gue cium lembut mulai dari kening berlanjut kedua matanya dan pipinya kembali melumat bibirnya,lehernya, susunya kemudian turun ke perut,desahan Ayu terdengar kembali “ehhh…. mass…mmmh…” usang gue bermain di kawasan susu dan perutnya,gue coba buka kancing dan resleting celana Ayu, ” mas jangan mas..Ayu ga mau..” cegah Ayu tegas.gue coba ngertiin Ayu dan kembali menciumi bibirnya.setelah dua kali mencoba dan ga diijinin,sambil gue lumat bibirnya tangan kanan gue kembali mencoba membuka resletingnya,
ternyata kali ini Ayu cuma diam dan merelakan gue lepas celana panjangnya.sekarang kami berdua nyaris bugil dengan hanya menggunakan celana dalam.gue ciumin pahanya,perutnya,susunya,bibirnya dan menindih tubuh Ayu lagi,kali ini gue gesek-gesekkan penis gue ke memek Ayu sambil bermain pengecap di verbal Ayu. Ayu sedikit mengangkangkan kakinya sehingga gue mudah menggesekkan penis gue. cukup dengan gesek-tabrakan alat kelamin, gue kembali menciumi leher,susunya kemudian perut dan karenanya sampai ke memek Ayu yang masih tertutup celana dalam. Ayu menggeliat keenakkan dan meremas rambut gue dengan keras waktu gue ciumin bagian memeknya..
“eehh…mhh…masss..ahhh….” beberapa ketika gue sudahi ciumin di memek Ayu dan melepas celana dalam gue.Ayu masih terbaring di kasur. “Ayu..mas pengen diciumin kaya mas ciumin punya ayu tadi dong..” minta gue merayu. Ayu menggelengkan kepalanya.”ayo dong sayang!!” rayu gue. “Ayu belom pernah mainan itu..mas” jawabnya. “sekarang Ayu coba deh..!!”. gue deketin penis gue ke paras Ayu, “ayo sayang…!!” rayu gue lagi. dengan aib-malu Ayu pegang penis gue dan dengan ragu Ayu ciumin penis gue. “uh.. enak sayang..sedot sayang..” Ayu pun mulai sudah biasa dan tau apa yang harus diperbuat,Ayu mengocok penis gue di mulutnya. beberapa ketika Ayu mengulum penis gue,dia bilang “mas, udah ya mas….”. “iya sayang….” jawab gue. sekarang giliran gue lagi menciptakan Ayu keenakkan, gue cium bibirnya dan menciumi memeknya lagi.Ayu mendesah keenakkan “ehhhmm..mmmhh….”. dikala Ayu sedang terbuai gue lepaskan celana
dalamnya.badan Ayu yang tanpa penutup apa-apa itu benar-benar bikin gue ga tahan, putih, higienis dan mulus.bab memeknya gres mulai ditumbuhi rambut-rambut halus keliatan seksi banget.gue lumat lagi bibir Ayu sambil tangan gue mengelus-elus memeknya,gue pijit lembut klitorisnya.gue beralih mencium dan memainkan lidah di memeknya, gue gigit ringan klitorisnya,Ayu menggeliat dan menjambak rambut gue dengan keras,”masss….Ayu mau kee..luu..ar…”. Ayu mendapatkan orgasme pertamanya,memeknya berair dengan cairan yang keluar. “akhhh….ehhhmmm…” Ayu terus mendesah karena orgasmenya. “Ayu mau yang lebih enak lagi?” tanya gue setengah merayu..,”gimana mas?..” tanya Ayu polos. “caranya mas masukin punya mas ke memek Ayu…”, “ga mau ah mas…kan belom boleh..sakit katanya mas” jawabnya. “ga kok ga sakit..lezat banget malah…” rayu setan gue. Ayu cuma diam dan gue mulai mencumbunya lagi. “mas masukin sekarang yah…”,bisik gue di telinganya. kakinya gue kangkangin,tampakparas ragu Ayu saat gue arahkan penis gue ke memeknya,gue cium dulu kening dan bibir Ayu.. gue gesek-gesekkan penis gue ke memek Ayu yang masih lembap oleh cairan orgasmenya dan memulai penetrasikan penis gue bertahap,memeknya terasa sempit banget walau gres kepala penis gue yang masuk ke lubang
senggamanya,gue keluarin penis gue dan penetrasi lagi lebih dalam. ” mas….saakit mas…” rintih Ayu. gue cabut penis gue yang belum ada setengahnya masuk ke lubang memek Ayu. gue cium lagi bibir Ayu… “tahan ya sayang…!!” bisik gue. kembali gue penetrasikan penis gue perlahan lebih dalam dan lebih dalam lagi, tampakdarah keluar dari memek Ayu. Ayu menjerit kesakitan “akhh…saakittt mas…” sekarang penis gue sungguh-sungguh ditelan dan terasa terjepit lubang senggama Ayu.tampaksetitik air mata mengalir dari sudut matanya.muka Ayu masih menahan sakit alasannya adalah keperawanannya robek oleh penis gue.gue membisu beberapa saat biar Ayu bisa menguasai sakit di memeknya sambil menciuminya. sehabis ia agak tenang, gue mulai menarik dan mendorong penis gue,maju mundur perlahan. gue terus mengocokkan penis gue di memeknya perlahan,terasa lubang senggama Ayu telah mampu mendapatkan penis gue,gue percepat gerakan penis gue. Ayu pun sudah tidak lagi merintih kesakitan namun berbalik mulai merasakan kenikmatan..
“akhhh…ukhh…mass..akhh..”desah Ayu keenakan. gue ciumin bibir Ayu sambil terus mengocok penis gue di memeknya. “ukhhh…akhhh..ehhmm…” desahan lezat kami berdua. Ayu mendekap dekat badan gue, “Ayu…mau ke..luar lagi…” bisiknya,terasa cairan hangat menyemprot kepala penis gue, Ayu orgasme yang kedua kali. penis gue terus keluar masuk di memek Ayu..beberapa saat sesudah Ayu orgasme yang kedua, gue merasa telah hampir meraih orgasme. gue mempercepat gerakan penis gue.. “mas udah mau keluar Ayu..” , “akhhh….uhhh.. Ayu ju..gaa…” ternyata Ayu orgasme duluan. merasa telah di pucuk,gue cabut penis gue dan menumpahkan sperma gue di perut Ayu
. “akhh…mmmmhh…” kami berdua terkulai berdampingan, gue menyeka keringat di kening Ayu dan mengecupnya. “makasih ya sayang…” bisik gue, Ayu cuma tersenyum kecil. gue bersihin sperma di badan Ayu yang terkulai lemas dan darah di memeknya dengan handuk kecil. “bobo aja bentar sayang, nti mas bangunin..” kata gue. tak usang Ayu pun terlelap dan gue tutupi tubuhnya dengan selimut. gue pandangi paras Ayu, “memang anggun banget anak ini,beruntung banget gue mampu dapetin ia” dalam hati gue berkata. Waktu telah menawarkan jam lima sore, gue cium pipi Ayu buat bangunin beliau. “bangkit sayang dah sore..” kata gue.
Ayu pun bangkit, dikala akan bangkit Ayu masih merasa perih di memeknya..”akhh..” rintih Ayu sambil menggigit bibirnya. Ayu perlahan mengenakan semua pakaiannya kembali. “kamar mandi mana mas?” tanya Ayu. “oh itu dibelakang..” kata gue, sambil menunjuk kamar mandi. terlihat Ayu berjalan pelan menahan sakit di kemaluannya menuju kamar mandi. sehabis tamat dari kamar mandi Ayu pamit pulang. “mas Ayu pulang dulu ya, dah sore banget…” katanya. “iya, Ayu jangan lewat depan rumah dian ya, lewat samping aja…” saran gue. sebelum pulang gue cium lagi kening dan bibir Ayu… “jangan bilang sapa-sapa ya sayang!!!”bisik gue. Ayu hanya mengangguk… “hati-hati ya Ayu!!”…..

0 Response to "Kisah Sex Pecah Perawan Saat Smp"