728 x 90

Native bar

Kisah Sex Dewasa Lesby Dengan Kerabat

 Pesonaceritaku.com - Cerita Sex Dewasa Lesby Dengan Saudara - Kejadian ini sudah lama sekali, tetapi kadang aku juga sempet terbayang lagi pada saat saya bercinta dengan cewek lesbi, sebelum terjadinya kejadian, coba baca "Tahun Baru yang Indah dan Keluarga yang Kesepian".


 tapi kadang aku juga sempet terbayang lagi pada saat aku bercinta dengan cewek lesbi Cerita Sex Dewasa Lesby Dengan Saudara
 Cerita Sex Dewasa Lesby Dengan Saudara


Kejadian ini berawal dari diperkenalkan oleh saudaraku terhadap seorang cewek anggun, anggun dan sexy lagi, yang pasti setiap cowok yang lihat dia akan melotot dan menelan ludah akan keindahan tubuhnya. Bibirnya yang merah sensual, payudara yang montok, kencang, dan sekel, pantatnya yang sexy serta tubuhnya yang sungguh aduhai.

Pada suatu hari beliau berkunjung kerumah saya dan suruh aku menemani beliau dirumahnya, alasannya enggak ada siapa-siapa, orang tuanya lagi ada kepentingan. Mulanya dia mau mengajak temannya Desy yang juga sahabat saya, tapi dianya tak ada. Dari perbincangan aku dengan Wina akibatnya aku mau diajak ke rumahnya. Tak usang kemudian saya telah berada dirumahnya yang glamor sekali maklum dia anak orang kaya dan anak satu-satunya jadi sangat dimanja sekali. Tak usang lalu dia mengajukan pertanyaan:

"Hey Dewa kamu mampu Bantu saya enggak?" tanyanya,
"Bantu apa win..?" kataku.
"Ntar deh kamu pasti tahu?,"
"Iya apa sih?" tanyaku heran.
"Oke deh kita kekamarku aja yah?" sambil beliau menuntun saya ke kamarnya.

Pas beliau buka pintu, saya sangat kaget yang luar mampu aku melihat ada cewek cantik bugil sekali sedang mendesah keenakan, ia sedang mansturbasi, meremas-remas payudaranya sendiri terus menusuk-nusuk vaginanya dengan tangan kanannya. Tiba beliau berkata,

"Hey.. Win.. Ko..? Lama banget sih datangnya?"
"Maaf Linda sayang, aku tadi ke rumah temanku Desy (Desy ini sobat baikku, saya juga heran kenapa ia enggak ada dirumahnya, apa ini mungkin telah rencananya kali, gumamku dalam hati)"
"Ooo begituu..?," kata Linda (Linda ini yaitu sobat lesbinya Mbak Wina).
"Gimana kita mulai saja yah..?," kata Mbak Wina, pada Linda yang rasanya ingin banget vaginanya dijilat.

Terus saya yang dari tadi diam cuma dapat menelan ludah, dengan nafasku yang tersenggal-senggal, apalagi di depan mataku sendiri Mbak Wina ikut-ikutan telanjang pula hingga tak sehelai benang pun melekatanya ditubuhnya. Makin cepat detak jantungku bergetar saking nafsu lihat cewek manis bugil lagi lesbian, ditambah adik kecilku juga ikutan bangkit dan rasanya ingin ikutan keluar dari celanaku untuk menyaksikan pemandangan yang wowww..!!indah dan yummy dipandang mata.

Lalu mereka berdua bercumbu, saling memadu kasih, saling cium, dan saling meremas.

"Ooohh.. Begini yah.. Cewek lesbi lagi bercinta meskipun pernah kulihat di VCD porno namun kali ini sungguh-sungguh melihat secara eksklusif," dalam hatiku bicara.
"Kak Wina kita 69-an yukk.. ," kata Linda.
Tanpa ba.. Bi.. Bu.. Be.. Bo.. Langsung aja mereka berdua mengganti posisi, saling mengkonsumsi vaginanya masing-masing.
"Ooohh.. Mmhh.. Aahh.. Ttruus.. Kaakk.. Yang.. Dalam.. Jilat.. Kritorisku.. Ennaakk.. Sekalii..," suara erangan Linda.
Aku sunguh sungguh tertarik menyaksikan mereka berdua bergulat, saya akui memang Mbak Wina itu sudah mahir dan berakal sekali memainkan lidahnya.
"Mmhh.. Aahh.. Ooohh.. Yyess.. terus.. Donngg.. Linn.. Kamuu.. Harus banyaakk.. Berlatih.. Yang mantap jilatnya.. Yaa..?"
"Iyah kakk..?" timpal Linda.

"Kak telah dong ahh.. Rasanya vagina Linda sudah kepengen banget nih dimasukin penisnya Mas Dewa.. En.. Kak..? Tuh.. Dewaa.. Dari tadi penisnya sudah ngaceng banget.. Kayaknya Kak Wina, penis Dewa ingin masuk deh ama vagina-vagina kita, enggak apa-apa kan kak..?" tanya Linda ke Mbak Wina sambil ia memohon supaya ia diizinkan dirinya untuk dientot vaginanya.

Sebenarnya Kak Wina sungguh keberatan sekali keinginan sobat lesbinya itu, tapi apa daya, dia merenget minta dientot vaginanya oleh penisnya Mas Dewa, karena demi untuk keutuhan hubungan mereka maka Kak Wina pun mengizinkannya, lagian Kak Wina pun kelihatanya ingin juga vaginanya dimasukin penisku.

"Iyah.. Iyah.. Deh.. Kalau itu mau mu dan buat kamu bahagia dan puas, kaka juga akan ikut besar hati," jawab Mbak Wina.
Lalu Linda bertanya lagi, "Kak sekali-sekali boleh dong yah..!! Kita ngerasain penis yang beneran?"
"Iyah nih..! Mbak juga kayaknya ingin banget penisnya Mas Dewa, nampaknya yummy banget," timpal Kak Wina.

Memang aku dari pertama lihat mereka, saya sudah bugil sekali sambil saya mengkocok-kocok penisku sendiri lihat mereja bedua bermain.

"Hey.. Dewaa.. Kesini dong sayang.. Bantu kakak yah cinta.. ," kata Mbak Wina merayuku, terus beliau bertanya lagi, "Tadi kan kau mau.. Bantuan abang. Nah.. Sekarang saatnya.. Kamu penuhi janjimu cintaa.. Masukin tuhh.. penis kau ke vaginanya Linda.. " kata Mbak Wina sambil membimbingku mendekati Linda.
"Iyah.. Yah..!!? Mbak Wina mempertegas semoga saya benar-benar mau.
"Iyah nih Dewa cepet dong masukin penisnya," kata Linda yang ikutan bicara,

"Tapi Kak Wina dan Linda enggak marah kan ama saya," tanyaku.
"Ko..!!murka sih? Emangnya kau salah apa ama kita-kita,"jawabnya.
"Aku.. kan ikutan main ama kalian terus aku masukin penisku, apa boleh itu?" tanyaku bertele-tele sambil aku juga meremas payudaranya Mbak Wina.
"Yah.. Boleh-boleh aja sih, kamu ngentotin vaginanya kita-kita, siapa yang larang kecuali jika ceweknya menjalin kekerabatan cinta kasih(pacaran) ama laki-laki, itu tak boleh alasannya dia sudah punya pasangan dan bermakna dia sudah mengkhianati temannya, gituu..?" jawab Mbak Wina mengambarkan secara singkat, sempurna dan terperinci.

Terus sambil kita ngobrol ama mereka, saya meraba-raba seluruh tubuh sexynya Mbak Wina sesekali saya mengelus-elus vaginanya yang sudah basah dan sedangkan Mbak Wina sendiri meremas-remas payudaranya Linda dan mengelus vaginanya Linda. Terus Linda bertanya,

"Mas Dewa jika Mas bisa membuat puas kita berdua, vagina-vagina kita berdua ketagihan sama penisnya Mas Dewa, saya mau mengajak sahabat cewekku untuk ngentot sama Mas, asal aja Mas jangan mencoba menjalin relasi (jadi sepasang kekasih) sama mereka, tapi kalau hanya ngentotin aja dan membuatpuas nafsunya, kenapa tidak? Iyah.. Kan Kak Wina..?" tanya Linda ama Mbak Wina.
"Yup..!! Kamu benar sekali," jawab Mbak Wina tegas.

Maka mendengar Linda bicara begitu terus dipertegas oleh Mbak Wina, saya kian berangasan aja, aku terus mencium, menjilat, mengecup, mengelus badan mereka berdua, alasannya aku ingin mereka betul-betul puas dan orgasme berjali-kali. Dan tibalah saatnya yang aku nanti-nantikan, aku mencoba memasukkan penisku ke vagina meraka berdua, yang pertama aku masukin vaginanya Linda, alasannya dari tadi ia yang paling ingin vaginanya dientotin.

Sambil membuka kedua kakinya lebar-lebar kemudian diangkat ke atas dengan dipegang oleh kedua tangannya, sehingga terlihat lobang kenikmatan surga yang telah basah dari tadi menunggu penisku masuk. Sedang Mbak Wina sedang berciuman dengan Linda sambil meremas-remas payudaranya Linda. Kemudian saya mencoba memasukan penisku yang selesai.. Dengan lancarnya masuk juga penisku ini ke vaginanya.

"Bleess.. bless.. bleess.. awww.. ohh.. aahh.. mhh.. Yess.. ss.. uhh.." erangan Linda
"Dewa.. Puasin yah cinta.. vagina Linda, yahh.. Yah..?" sambil beliau kelihatannya mendesah keenakan alasannya adalah aku mulai mendorong penis keluar masuk lubang vaginanya.
"Ssshh.. Ooohh.. Aahh.. Eennakk Lliinn.. Daa.. Ccaayyangg..?" desahanku, akibat gesekan penisku sama vaginanya, yang ternyata masih seret juga.
"Dewaa.. Cepetin kocokkannyaa.. please.. Yang keras ngentotnyaa..?" ceracau Linda.
Yang kesannya akibat aku dan Linda benar jago goyangannya, saya merasa ada sesuatu yang maksa untuk keluar, datang-tiba juga Linda, bicara..
"Ddewww.. Wwaa.. Aakkuu.. mau.. Keluar.. Nihh.. Masukin.. penisnya semuanyaa..?"
"Sama linn.. Aku juga mau keluar nih..?" timpalku.

Ternyata dia sudah enggak berpengaruh lagi nahan dan.. Ccrrott.. Crrott.. Cccrroott.. Air kenikmatannya keluar..
"Aaarrhhgg.. Aarrgghh.. Aaarrgghh.. Uuuhh.. Eennaakk.. Ssaayyaanngg.. Penis.. Kkamuu..?" ceracaunya disaat ia meraih pintu surga kenikmatannya.
Dan selang beberapa menit saya mau keluar..
"Aaarrghh.. Aarrgghh.. Oohh.. Ohh.. Yyeeaahh.. Enak.. Enaakk.. vaginanya kau Lindaa..?" dan aku keluarin didalam vaginanya yang ueennakk tenann.

Setelah beberapa menit aku ngentot lagi dan sekarang sasaran penisku yakni vaginanya Mbak Wina yang aku ingin banget masukin penisku ke dalam lobang vaginanya yang kayaknya lezat sekali. Lalu kami bertiga mengambil posisi aku terlentang dan Mbak Wina mengulum, menjilat dan mengkocok penisku dengan mulutnya sementara Linda di belakang Mbak Wina sambil menyantap dan memainkan vaginanya Mbak Wina dari belakang. Terus Kak Wina pun naik ke atas tubuh saya dan memasukkan penisku ke lobang vaginanya dan hasilnya tenggelamlah penisku ke lobang surga kenikmatannya.
Bless.. Bblleess.. Bblleess..

Dengan tanpa hambatan penisku masuk kevaginanya. Lalu Kak Wina pun mengoyangkan pinggulnya, ke atas dan ke bawah atau memutarkan lobang vaginanya, sesekali juga dia mengocok vaginanya sambil berciuman dengan saya, saya juga enggak tinggal membisu aku pegang pantatnya untuk bantu kocokkannya.

"Ooohh.. Aaahh.. Mmbakhh.. Eennakk.. teruss.. Dewaa.. Bantuu.. Mmbbaakk.. Ccintaa.. Puasin vagina abang sayangg..?" ceracaunya.
Sementara Linda aku suruh duduk diatas kepalaku dan saya makan habis-habis vaginanya itu sambil tanganku juga meremas-remas payudaranya Kak Wina.
"Ttrruus.. Ttruuss.. Dewaa.. Makan.. Maakkaann.. vagina Lindaa.. ,"
"Oohh.. Jiilaatt.. Ampee.. Puuaass.. Aahh.. Ssshh.. Ooohh.. " desahan Linda terus diiringi juga ama desahan, erangan Kak Wina yang makin gencarnya vaginanya memakan penisku.

Dan risikonya saya ama Kak Wina orgasme secara berbarengan.
"Aaarrgg.. Aarghh.. Aaarrgghh.. Eeennakk.. Puaass.. vagina.. Kakakk.. DDewaa.."
Saat Kak Wina orgasme dan terjatuh di atas tubuhku.
"Sama Kak Wina, Linda, kalian berdua, baik sekali.. Terima kasih Kak..?" sambil aku membelai mereka berdua dengan sarat kasih sayang, kemesraan dan kelembutan. Terus mereka hampir secara bersama-sama, "Sama Mas Dewa.. Kamu juga baik sekali.. Ama kita berdua.. Aku ama Kak Wina gres sekarang ngentot ama pemuda yang penuh dengan kasih sayang, iyah kan kak..?" tanya Linda.
"Iyah sayang..?" timpal Kak Wina. Terus Mbak Wina pun ikut bicara,
"Sebenarnya kita berdua yang diharapkan bukan saja biologis, namun hal paling penting adalah, rasa cinta, kasih sayang, kelembutan dan saling pemahaman, dan kau ialah orang yang sudah kita berdua idam-idamkan, alasannya selain kamu mampu melayani biologis, kau juga akil sekali memperlihatkan kepuasan lainnya yang sangat penting sekali, aku sungguh banyak berterima kasih ama kau Dewa..?
"Iyah sama-sama Kak," jawabku.

Dan terakhir aku lakukan sekali lagi sama mereka berdua dengan cara, aku sedang ngentot vaginanya Linda. Lalu Kak Wina ambil dildo, penis dari plastik.. Yang diikat sebelumnya sama pinggang aku, jadi dipantat aku dipasang lagi semacam penis lalu Mbak Wina pun memasukkan ke dalam lobang vaginanya.
"Bleess.. Bleess..!?"

Lalu menggenjotnya bersama, pasti pembaca dapat membayangkannya posisiku waktu itu, saya dihimpit diantara dua perempuan yang bagus hati dan elok, terus saya geser tubuhku kesamping dan masih dalam posisiku sambil menggenjot vagina Linda, biar Kak Wina mampu ngentot sambil berciuman sama Linda. Saling meremas, menjilat, mencium dengan penuh cinta kasih mereka berdua. Akhiranya kami bertiga lemas setelah pertarungan ahli tersebut.

"Makasih yah Dewa kau mau ngentotin vagina saya dan Linda," kata Kak Wina.
"Aku juga sama kak, Kapan-kapan bila kakak mau penisku lagi, call aku aja," tanyaku
"Iyah deh cayang, lezat yah jika penis yang benerannya daripada dildo".
"Iyah aku juga sama, makasih banyak," kata Linda sama berbicara.
"Nah Linda kita sekarang selain kita lesbi kita juga bisek, yah kapan-kapan boleh kan ngerasin penis beneran, yah bila enggak ada yah dildo lagi deh..,"
"Tapi enggak senikmat penis yang beneran loh!!," timpalku..
"Iyah sih," jawab mereka berdua hampir bersama-sama..
"Tenang aja Dewa, jikalau kamu ingin vagina cewek lainnya, ntar aku kenalin deh ama teman cewekku lagi, itu juga jika teman kakak mau? Barangkali mereka mau ama penis kamu, dan jika kita atau teman cewek lesbiku bosan dengan dildo, saya pinjam yah penis kau, buat muasin vagina-vagina kami semua..," kata Mbak Wina.
"Yuup..!! "jawabku
"Aku mau, Aduh kalian memang baik sekali," timpalku.
"Tapi maaf!! Yah Mas Dewa, kau jangan sekali-sekali menarik hati mereka, alasannya mereka telah mempunyai pasangannya masing-masing, setuju!!," kata Mbak Wina.
"Oke Mbak..?" jawabku tegas.

Maaf!! Kalau ada dari para pembaca cewek, yang serupa cewek lesbi hubungi saya cepat, jangan khawatir diam-diam sungguh saya jamin dan saya jaga? Karena saya punya sahabat cewek lesbi yang gres? Gimana mau enggak? Oh yah bagi cewek-cewek/Mbak-Mbak/tante-tante yang ingin vaginanya dijilatin sama saya, boleh juga, entar aku kasih cara menjilat vagina yang baik dan benar serta tidak salah target.

Dan jika mau vagina kalian ingin dimasukin penisku, aku akan melayaninya demi membuat puas kalian semua dan buat bahagia serta ketagihan vaginanya. Salam kenal saja sama penulis ceweknya dari saya Dewa. Kutunggu email dari para pembaca terutama para cewek bila benar serius ingin ngerasain pelayananku. Dan aku akan berupaya untuk mampu membuat puas vagina vagina kalian semuanya. Oke!! thanks banget yah yang sudah menghubungiku.

E N D

0 Response to "Kisah Sex Dewasa Lesby Dengan Kerabat"

sosial bar